Sigerpos | Tanggamus β Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Bidang Penyediaan Perumahan Dinas PUPR merespons kondisi rumah tidak layak huni milik Sarkadi, warga Dusun Napal, Pekon Napal, Kecamatan Bulok, yang nyaris roboh.
Kepala Bidang Permukiman dan Perumahan Rakyat Dinas PUPR, Agus Marko, menyampaikan keprihatinannya usai mengetahui kabar tersebut. βKami akan menindaklanjuti dan mengupayakan pembangunannya,β kata Agus melalui pesan WhatsApp, Minggu, 21/9/2025.
Namun, ia menambahkan selama ini pemerintahan Pekon Napal Bulok belum pernah berkoordinasi ke kantornya terkait kasus itu. Di sisi lain, Dinas PUPR juga terkendala anggaran. Tahun 2025, kata Agus, hanya tersedia kuota sepuluh unit rumah tidak layak huni untuk korban bencana.
Menurut Agus, pemerintahan pekon sebenarnya bisa memanfaatkan anggaran dana desa (ADD) untuk program bedah rumah bagi warga miskin dengan kondisi rumah memprihatinkan.
Sebelumnya diberitakan, Sarkadi (45) bersama istri dan anaknya telah 15 tahun menempati rumah berukuran 5 x 8 meter berdinding geribik, berlantai tanah, dan beratap genteng tua. Kondisi bangunan yang ynaris roboh itu membuat keluarga Sarkadi waswas, terutama saat hujan turun disertai angin. Ia berharap Pemkab Tanggamus turun langsung melihat kondisi rumahnya dan memberi bantuan program bedah rumah. (*)
