Sigerpos.com, Metro β Para pegiat seni rupa dan seni pertunjukan di Kota Metro mendapatkan pembekalan strategis melalui Workshop Promosi dan Pemasaran, yang digelar atas kolaborasi strategis antara Komisi VII DPR-RI, Kemenkraf, dan Pemerintah Kota Metro. Workshop ini bertujuan membekali pelaku seni dengan kemampuan memasarkan karya agar dapat bersaing di kancah yang lebih luas.
Kegiatan yang digelar pada Selasa, 9/10/2025 ini, dihadiri langsung oleh Rycko Menoza, Anggota Komisi VII DPR-RI, Dadang Wardana, Derektur Seni Rupa dan Pertunjukan Kemenkraf RI, M Rafieq Adi Pradana, Wakil Wali Kota Metro.
Rycko Menoza mengungkapkan bahwa Metro merupakan daerah kedua yang dikunjungi dalam rangkaian program ini. Ia menegaskan bahwa Bumi Sai Wawai dipilih karena memiliki posisi strategis.
“Kami memandang Metro bukan hanya sebagai Kota Pendidikan, tetapi juga sebagai kantong pertumbuhan ekonomi kreatif yang sangat potensial. Banyak sekali bakat-bakat seni luar biasa yang perlu kita dukung agar bisa go nasional, bahkan internasional,” tegas Rycko.
Rycko tidak sekadar memberikan motivasi, tetapi juga menyampaikan komitmen politiknya untuk mendorong pelaku ekonomi kreatif lokal. Ia berjanji akan membuka akses dan mendorong karya-karya asli Metro, seperti film lokal dan pertunjukan teater, untuk menembus pasar nasional.
“Komitmen kami adalah mendorong agar produk kreatif anak-anak Metro tidak hanya dinikmati di dalam daerah, tetapi bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan bersaing di tingkat nasional. Dengan begitu, kontribusi mereka dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen bukanlah hal yang mustahil,” paparnya penuh keyakinan.
Workshop ini diharapkan menjadi titik balik bagi para pelaku seni di Metro. Tidak hanya berorientasi pada penciptaan karya, tetapi juga dibekali dengan kemampuan marketing dan strategi branding yang mumpuni, sehingga kesenian tidak hanya menjadi ekspresi budaya, tetapi juga penggerak ekonomi yang nyata.(*)[Abid]
