Sigerpos.com, Lampung Tengah β Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, secara langsung memimpin langkah awal proses pemeriksaan keuangan daerah yang digelar oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Lampung. Entry meeting yang digelar di Ruang Rapat Subing, Kantor Bupati, pada (Isi dengan Tanggal) ini bukan sekadar formalitas, melainkan sinyal kuat komitmen pemkab dalam menyambut audit dengan prinsip keterbukaan dan akuntabilitas.
Kegiatan ini merupakan pemeriksaan pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Lampung Tengah Tahun (Isi dengan Tahun yang Dimaksud, misal: 2023). Pertemuan strategis ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Welly Adi Wantra, beserta seluruh jajaran kepala perangkat daerah (OPD) terkait, menunjukkan keseriusan seluruh lini pemerintahan untuk berkolaborasi dalam proses ini.
Dalam arahan tegasnya, Bupati Ardito Wijaya menegaskan bahwa pemkab tidak memiliki sesuatu untuk disembunyikan.
βPemeriksaan ini adalah mitra kerja kita untuk membangun governance yang lebih baik. Bukan untuk dicemaskan, tetapi justru untuk dijadikan momentum evaluasi dan perbaikan. Untuk itu, saya perintahkan seluruh OPD untuk membuka akses seluas-luasnya, menyiapkan semua data dan informasi yang diminta BPK secara cepat dan akurat. Tidak ada ruang untuk tutup-tutupan atau berbelit-belit,β tegas Bupati Ardito.
Pernyataan tersebut secara gamblang menempatkan transparansi sebagai harga mati. Komitmen ini diapresiasi sebagai langkah progresif dalam tata kelola keuangan daerah, yang selama ini sering menjadi sorotan publik.
Bupati juga menyampaikan harapannya agar sinergi yang baik antara Pemkab Lampung Tengah dan BPK Provinsi Lampung ini tidak hanya berhenti pada proses pemeriksaan, tetapi dapat membangun fondasi yang kuat untuk pengelolaan keuangan daerah yang lebih efektif, efisien, dan bertanggung jawab ke depannya.
βKita ingin LKPD Lampung Tengah tidak hanya memenuhi standar wajar tanpa pengecualian (WTP), tetapi lebih dari itu, menjadi cerminan bahwa setiap rupiah uang rakyat dikelola dengan prinsip yang benar dan untuk sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat,β pungkasnya.
Dengan dipimpin langsung oleh orang nomor satu di Lampung Tengah, proses audit kali ini diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi konstruktif yang dapat mendongkrak kredibilitas dan performa fiskal daerah di mata pusat dan masyarakat.(*)[Bid]
