Sigerpos.com | Tanggamus – Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi meminta para ulama dan da’i memperkuat peran dalam menjaga kerukunan serta membantu pemerintah mendeteksi dini persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Hal itu disampaikan saat membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Da’i Wasathiyah Mewujudkan Dakwah Islam Rahmatan Lil ‘Alamin di Pekon Gisting Permai, Kecamatan Gisting, Kamis, 30/7/2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tanggamus itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Kabupaten Tanggamus, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanggamus, Ketua dan pengurus MUI, Ketua PCNU Kabupaten Tanggamus, para alim ulama, da’i, tokoh adat, serta peserta kegiatan.
Dalam sambutannya, Saleh mengapresiasi MUI Kabupaten Tanggamus yang menginisiasi kegiatan penguatan kapasitas da’i sebagai upaya memperkuat dakwah Islam yang moderat.
“Saya ucapkan terima kasih kepada MUI Kabupaten Tanggamus yang telah melaksanakan kegiatan yang sangat penting ini. Saya juga mengapresiasi seluruh da’i dan ulama yang selama ini telah merawat kerukunan umat Islam melalui dakwah yang moderat atau wasathiyah,” kata Saleh.
Menurut dia, mayoritas penduduk Tanggamus yang beragama Islam menjadikan ulama dan da’i memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan, terutama melalui penguatan nilai moral, etika, dan spiritual masyarakat.
Saleh menilai tantangan kehidupan yang semakin materialistis menuntut peran tokoh agama untuk terus hadir memberikan pembinaan kepada masyarakat.
“Di tengah arus kehidupan yang semakin hedonis dan materialistis, ulama dan da’i merupakan benteng pertahanan umat yang berdiri di garis terdepan dalam mengokohkan sendi-sendi moral, etika, dan spiritual,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah daerah mendukung berbagai program MUI yang bertujuan meningkatkan kemaslahatan umat. Menurutnya, dakwah yang menyejukkan juga berperan menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Bupati juga meminta pengurus MUI aktif membantu pemerintah mengidentifikasi persoalan yang berkembang di masyarakat sebelum menimbulkan konflik yang lebih luas.
“Saya berpesan kepada pengurus MUI agar membantu pemerintah daerah dalam deteksi dini berbagai permasalahan umat di Kabupaten Tanggamus. Komunikasikan segala sesuatunya melalui Badan Kesbangpol maupun forum-forum Kerukunan Umat Beragama,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Saleh secara resmi membuka kegiatan Penguatan Kapasitas Da’i Wasathiyah yang digelar MUI Kabupaten Tanggamus.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kegiatan Penguatan Kapasitas Da’i Wasathiyah Mewujudkan Dakwah Islam Rahmatan Lil ‘Alamin saya nyatakan dibuka,” ujarnya. (*)
