Sigerpos.com, Metro – Pemerintah Kota Metro Memastikan Mulai Menerapkan Sistem Controlled Landfill Di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah Karangrejo, Mulai Satu Agustus Mendatang. Kebijakan Ini Menandai Berakhirnya Metode Open Dumping Yang Selama Ini Digunakan Dalam Pengelolaan Sampah Di Kota Metro.
Penerapan Controlled Landfill Merupakan Tindak Lanjut Kebijakan Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Lingkungan Hidup , Yang Mewajibkan Seluruh Pemerintah Daerah Menghentikan Praktik Open Dumping Dan Beralih Ke Sistem Pengelolaan Sampah Yang Lebih Ramah Lingkungan.
Dinas Lingkungan Hidup Kota Metro Menyatakan , Pembangunan Zona Awal Controlled Landfill Terus Dikebut. Area Seluas Sekitar Lima Puluh Kali Seratus Meter Telah Disiapkan Sebagai Lokasi Penerapan Tahap Pertama.
Hingga Akhir Juli , Progres Pembenahan Tpas Karangrejo Diklaim Telah Melampaui Tujuh Puluh Persen . Pekerjaan Yang Tersisa Meliputi Penataan Jalan Operasional Dan Penutupan Lahan Dengan Tanah .
Sistem Controlled Landfill Dilakukan Dengan Meratakan Sampah Menggunakan Alat Berat , Kemudian Menutupnya Secara Berkala Dengan Lapisan Tanah.
Metode Ini Dinilai Lebih Efektif Mengurangi Bau, Menekan Populasi Lalat, Mencegah Pencemaran Air Lindi, Serta Meminimalkan Risiko Kebakaran.
Pemkot Metro Menegaskan, Yang Dihentikan Bukan Operasional Tpas, Melainkan Hanya Metode Open Dumping. Masyarakat Tetap Dapat Membuang Sampah Ke Tpas Sesuai Ketentuan Yang Berlaku.
Pemerintah Kota Metro Juga Mengimbau Masyarakat Mulai Memilah Sampah Dari Rumah. Sampah Yang Masuk Ke Tpas Diharapkan Hanya Berupa Sampah Residu Yang Tidak Dapat Dimanfaatkan Kembali.
Setelah Sistem Baru Diterapkan, Tpas Karangrejo Akan Menjalani Evaluasi Dan Supervisi Dari Kementerian Lingkungan Hidup.(*)[Advertorial]
