Sigerpos.com, Metro – Suasana pagi di Taman Merdeka Kota Metro mendadak semarak oleh ribuan pasang sepatu lari dan sorak-sorai warga. GENCARKAN RUN 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung berhasil menarik lebih dari 2000 peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga umum.
Acara yang merupakan puncak dari Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan ini, bahkan dihadiri langsung oleh Ketua Dewan Komisioner OJK RI Mahendra Siregar dan Ketua DPRD Kota Metro, yang turut membaur dalam barisan peserta lari.
Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada OJK Lampung, selain kegiatan yang meningkatkan kebugaran masyarakat, kegiatan ini juga sebagai upaya mengedukasi warga tentang semangat literasi keuangan.
“Ini bukan sekadar lari, tapi simbol gerakan kolektif untuk melek finansial. Kami dukung penuh upaya OJK membawa literasi keuangan sampai ke akar rumput!” Kata Ria.

Sementara itu, dalam rilis yang diterima media masa, Mahendra Siregar menegaskan komitmen OJK dalam inklusi keuangan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya menabung, tetapi juga paham produk keuangan yang aman dan menguntungkan.” Ucapnya.
Kegiatan seperti GENCARKAN RUN diharapkan dapat mendorong percepatan literasi keuangan dengan pendekatan yang menyenangkan.
βSelama ini masyarakat masih takut dengan produk keuangan karena kurang paham. Dengan acara seperti ini, kami buka akses sekaligus hilangkan stigma,β tambah Otto Fitriandi, Kepala OJK Lampung.
Acara yang dimulai pukul 05.30 WIB ini tidak hanya menyuguhkan lari 2K, 5K dan 10K, tetapi juga Pameran produk keuangan dari bank dan fintech. Konsultasi gratis perencanaan keuangan keluarga. Door prize menarik termasuk tabungan pendidikan dan gadget
Para peserta juga diajak mengikuti flashmob βYuk Nabung!β yang viral di media sosial. Dalam kesempatan ini, OJK kembali mengingatkan seluruh pegawainya dan masyarakat untuk menjaga integritas sektor jasa keuangan.
“Pegawai OJK dilarang keras menerima suap atau gratifikasi. Laporkan melalui whistleblowing system di https://wbs.ojk.go.id jika melihat pelanggaran,” imbau seorang perwakilan OJK Lampung.
OJK telah menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) dalam waktu 3 tahunan, yaitu mulai tahun 2013, 2016, 2019, 2022, serta tahun 2024. Survei tersebut telah menjadi perhatian dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah, melalui pencantuman Literasi dan Inklusi Keuangan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
GENCARKAN RUN 2025 bukan sekadar event olahraga biasa. Ini adalah bukti bahwa literasi keuangan bisa dibawa dengan cara kekinian dan menyenangkan. Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan OJK membuktikan komitmen bersama untuk masa finansial masyarakat yang lebih cerah.(*)[Advertorial]
