Sigerpos.com, Lampung Tengah-Warga Kelurahan Trimurjo, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah digemparkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di ledeng (aliran irigasi) Punggur Utara pada Kamis (28/5/2026).
Bayi tersebut diduga masih berusia sekitar tiga hari saat ditemukan warga di wilayah BD 4 Trimurjo. Kondisi jasad yang sudah mulai membusuk dan mengeluarkan bau menyengat membuat warga sekitar terkejut sekaligus prihatin.
Menurut informasi yang dihimpun, bayi malang itu diduga sengaja dibuang hingga terbawa arus irigasi. Penemuan tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat yang berkerumun di lokasi kejadian.
Usai menemukan jasad bayi, warga segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan darurat 110. Petugas kepolisian kemudian bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Mewakili Kapolres Lampung Tengah, AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, Kapolsek Trimurjo AKP Admar menjelaskan bahwa personel Polsek Trimurjo bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
βBenar, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel kami bersama Babinsa langsung mendatangi lokasi penemuan bayi untuk melakukan pengecekan awal dan meminta keterangan dari sejumlah warga,β ujar Kapolsek saat dikonfirmasi.
Setelah proses olah TKP awal selesai dilakukan, jasad bayi kemudian dievakuasi ke RS Demang Sepulau Raya, Lampung Tengah guna penanganan lebih lanjut. Pihak kepolisian saat ini masih mendalami kasus tersebut, termasuk menelusuri kronologi dan dugaan motif pembuangan bayi.
Kapolsek menegaskan bahwa Unit Reskrim Polsek Trimurjo masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut. βUntuk laporan lengkap masih menyusul karena saat ini Unit Reskrim Polsek Trimurjo masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terkait kronologi serta motif kejadian,β tutupnya.
Kasus penemuan bayi ini memicu perhatian luas dari masyarakat sekitar. Warga berharap pelaku yang diduga tega membuang bayi tersebut segera terungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan jasad bayi di aliran irigasi tersebut.
