Sigerpos.com, Aceh Tamiang β Mantan Wali Kota Metro periode 2021β2024, dr. Wahdi Siradjuddin, terus melanjutkan perjalanan misi kemanusiaannya untuk peduli bencana banjir dan longsor. Setelah meninggalkan wilayah terdampak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, dr. Wahdi bersama tim Generasi emas indonesia cemerlang (GEMASIC) bertolak menuju wilayah terdampak terparah di Aceh Tamiang, Aceh.
Hari ini, Senin (15/12/2025), dr. Wahdi tiba di lokasi bencana dan langsung menyaksikan pemandangan yang memprihatinkan. Tidak hanya infrastruktur yang nyaris luluh lantak, kondisi kesehatan sejumlah pengungsi, terutama ibu dan anak-anak, juga mengkhawatirkan.
Dalam keterangannya, dr. Wahdi mengungkapkan kesan pertama saat mengunjungi posko pengungsian. “Kami tiba di Tamiang, Aceh, pukul 12.42 WIB. Sungguh pemandangan yang menyayat hati. Di posko pengungsian, persediaan makanan masih cukup aman, namun obat-obatan sangat minim, terutama di pusat kabupaten,” ujarnya.
Kondisi tersebut langsung menjadi fokus timnya untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada para korban yang masih tinggal di pengungsian.
Dr. Wahdi juga menyoroti kerusakan parah yang dialami wilayah tersebut pasca-banjir dan longsor pada 26 November 2025 lalu. Menurutnya, pemulihan akan memakan waktu yang cukup lama mengingat tingkat kehancuran yang terjadi.
“Luluh lantak semua. Rumah-rumah hancur, infrastruktur rusak beratβrumah sakit hingga pasar. Ini benar-benar butuh trauma healing. Kami akan terus bergerak memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk para korban. Saya mohon doanya semua,” tegas dr. Wahdi.
Dengan komitmen tersebut, dr. Wahdi dan tim GEMASIC akan terus mendampingi masyarakat terdampak, sekaligus mengingatkan pentingnya dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk pemulihan jangka panjang di wilayah bencana.(*)[Abid]
