sigerpos.com, Metro β Menjelang detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, 31 pemuda terbaik Kota Metro tengah menjalani pemantapan akhir sebagai Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) 2026. Namun, sebelum mereka mengibarkan Sang Merah Putih pada 17 Agustus mendatang, mereka dibekali lebih dari sekadar keterampilan baris-berbaris.
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, turun langsung memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air dalam Pendidikan dan Pelatihan Capaska di Hotel Aidea Grande, Sabtu malam (9/8/2026).
Bertempat di Desa Bahagia, lokasi hotel yang menjadi pusat kegiatan latihan, Wali Kota Bambang menekankan bahwa menjadi pengibar bendera bukan sekadar tentang gerakan yang rapi, melainkan tentang memahami nilai-nilai perjuangan di balik bendera yang akan mereka kibarkan.
Kehadiran orang nomor satu di Metro ini sebagai narasumber utama menegaskan bahwa, program ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bagian dari kaderisasi kepemimpinan bangsa.

“Menjadi Capaska adalah kehormatan, tapi lebih dari itu, ini adalah amanah. Kalian adalah penerus perjuangan bangsa. Kalian harus paham betul bagaimana pentingnya mempertahankan hasil perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan,” ujar Bambang di hadapan 31 peserta yang duduk dengan penuh konsentrasi.
Tidak hanya berpidato, Wali Kota juga berdialog interaktif dengan para peserta, menguji pemahaman mereka tentang sejarah perjuangan bangsa, Pancasila, serta tantangan menjaga keutuhan NKRI di era modern.
Suasana pembekalan berlangsung hangat, dengan para Capaska yang antusias menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan. Kegiatan seperti ini dinilai sangat penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi ujung tombak pembangunan bangsa.
“Para Capaska, yang terdiri dari pelajar-pelajar terbaik dari berbagai SMA dan SMK di Kota Metro, telah melalui proses seleksi yang sangat panjang dan ketat. Mereka telah melewati berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, hingga uji fisik dan mental yang disiplin serta kompetitif. Pembekalan ini juga saya harapkan, bukan hanya disini saja, tapi bisa diterapkan dikehidupan sehari hari,” ucapnya.
Kini, setelah menerima pembekalan langsung dari kepala daerah, mereka dipersiapkan untuk mengemban tugas mulia pada upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2026 di tingkat Kota Metro.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Metro, Bangkit Haryoutomo yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pembekalan ini merupakan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda yang berjiwa patriotik, disiplin, dan berintegritas tinggi.
“Para Capaska diharapkan tidak hanya menjadi petugas upacara yang handal, tetapi juga menjadi teladan bagi teman-temannya di sekolah dan lingkungan sekitar.”Tandasnya.(*)
