Sigerpos.com | Tanggamus – Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi meminta penyuluh pertanian memperkuat pendampingan kepada petani sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Tanggamus. Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Tanggamus di Ruang Rapat Bupati, Senin, 3/8/2026.
Audiensi membahas penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Ketua DPD Perhiptani Kabupaten Tanggamus, Imam Mashuda, mengatakan organisasi yang dipimpinnya memiliki 126 anggota yang terdiri atas penyuluh pertanian berstatus aparatur sipil negara (ASN), PPPK, tenaga bantu, dan penyuluh purnatugas.
Menurut Imam, penyuluh memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan pertanian. Namun, masih terdapat sejumlah kendala, seperti terbatasnya pelatihan, sarana dan prasarana, serta belum terlaksananya beberapa program, di antaranya demonstrasi plot (demplot) pertanian organik dan lomba asah terampil petani.
“Kami ingin mengetahui mimpi besar Pak Bupati terhadap petani Tanggamus, sehingga kami bisa berkolaborasi dan ikut berkontribusi mewujudkannya. Karena kami yakin Tanggamus memiliki sumber daya alam yang luar biasa, mulai dari kopi, kakao, hortikultura hingga potensi lainnya yang bisa memberikan nilai tambah bagi daerah,” kata Imam.
Menanggapi hal tersebut, Saleh mengatakan penyuluh pertanian memegang peranan penting dalam meningkatkan produktivitas petani.
“Produktif atau tidaknya petani sangat bergantung pada penyuluh pertanian. Kuncinya ada di Perhiptani. Karena itu saya berharap penyuluh benar-benar memberikan contoh, membimbing, dan mendampingi petani dengan ilmu yang dimiliki,” ujarnya.
Menurut Saleh, Tanggamus memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan yang perlu dioptimalkan melalui peningkatan produktivitas.
Ia menyebut sejumlah komoditas unggulan, seperti kopi robusta, kakao, cengkeh, lada, hasil perikanan Teluk Semaka, hingga beras, memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kalau petani produktif, ekonomi daerah akan bergerak. Mari kita bekerja dengan niat yang tulus untuk memajukan petani dan masa depan Tanggamus,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mendorong Perhiptani mengembangkan demonstrasi plot sebagai sarana pembelajaran bagi petani agar inovasi dan teknologi pertanian dapat diterapkan secara langsung di lapangan.
Audiensi berlangsung secara dialogis dengan membahas berbagai peluang kerja sama antara pemerintah daerah dan Perhiptani untuk memperkuat pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Tanggamus.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Jon Novri, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Afrida Susanti, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH), Kepala Bagian Kerja Sama yang diwakili Sefon Palauti, Robi Iskandar, serta jajaran pengurus DPD Perhiptani Kabupaten Tanggamus. (*)
