Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso saat diwawancara terkait perbaikan 5 ruas jalan di Bumi Sai Wawai lewat skema program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). | Dok.
Sigerpos.com | Kota Metro – Ikhtiar Pemerintah Kota Metro berburu dana pusat di tengah ketatnya ikat pinggang anggaran kembali membuahkan hasil. Setelah sukses memboyong program bedah rumah hingga 400 unit, kini giliran sektor infrastruktur jalan yang mendapat guyuran dana segar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Lampung menyetujui perbaikan lima ruas jalan di Bumi Sai Wawai untuk tahun anggaran 2026. Proyek yang berjalan di bawah payung program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) ini bakal memuluskan jalan kurang lebih sepanjang 11 kilometer dengan gelontoran dana fantastis hingga lebih dari Rp50 miliar.
Lobi ini menjadi krusial mengingat ruang gerak fiskal daerah yang kian sempit akibat kebijakan efisiensi nasional dan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD). Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sejak awal menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bergerak aktif dan tidak sekadar menengadahkan tangan pada dana APBD yang kian cekak.
“Alhamdulillah, dari 20 ruas jalan yang kami usulkan, lima di antaranya disetujui. Kita hanya penerima manfaat dari apa yang kita usulkan,” ujar Bambang mengonfirmasi keberhasilan strategi “jemput bola” tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, lima ruas jalan yang lolos verifikasi ketat BPJN ini merupakan jalur mobilitas utama masyarakat dan urat nadi distribusi logistik antarkelurahan.
Berikut rincian rute dan panjang jalan yang segera bersalin rupa pada 2026, yakni Jalan WR. Supratman yang menghubungkan Hadimulyo Timur hingga Karangrejo di Metro Utara sepanjang 4,2 kilometer, lalu Jalan Jenderal Suprapto yang membentang dari Margorejo menuju Sumbersari sepanjang 2,4 kilometer.
Kemudian, Jalan Proklamasi yang menyambungkan wilayah Mulyosari dan Sumbersari sepanjang 2,1 kilometer. Termasuk juga Jalan Jawa yang jadi akses penghubung Hadimulyo Barat hingga Banjarsari sepanjang 1,3 kilometer. Dan, Jalan FKPPI/Husodo yang berada di Kelurahan Sumbersari dengan panjang 1,2 kilometer.
Di tengah pemangkasan anggaran TKD bagi seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kota Metro yang dipotong Rp161,4 miliar oleh pemerintah pusat, guyuran puluhan miliar bagi perbaikan jalan di 2026 tentu menjadi kabar baik. Ini membuktikan bahwa keaktifan administrasi dan ketepatan membidik program kementerian bisa menjadi jalan keluar dari stagnasi pembangunan daerah. (*)
