Sigerpos.com | Kota Metro – Pemerintah Kota Metro menerjunkan 59 personel untuk mengawasi kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Tim akan melakukan pemeriksaan di ratusan titik penyembelihan yang tersebar di lima kecamatan.
Tim Pemeriksa Hewan Kurban dilepas Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso di Rumah Dinas Wali Kota Metro, Rabu, 27/5/2026. Personel yang terlibat berasal dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3), dokter hewan, tenaga medis veteriner, relawan masyarakat, serta pelajar SMK.
Bambang mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban yang dipotong dalam kondisi sehat dan dagingnya aman dikonsumsi masyarakat.

“Pada hari ini kita melaksanakan rangkaian Idul Adha yang juga diikuti dengan pemotongan hewan kurban mulai tanggal 10 Zulhijah. Pemerintah Kota Metro ingin memastikan seluruh proses berjalan baik dan hewan yang dipotong benar-benar sehat serta layak dikonsumsi masyarakat,” ujar Bambang.
Menurut dia, jumlah hewan kurban dan lokasi penyembelihan tahun ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pemerintah memperkirakan lebih dari 2.000 ekor hewan akan dipotong di ratusan titik selama hari tasyrik.
“Di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan, masyarakat tetap menunjukkan keyakinan dan semangat berkurban. Ini menjadi kebahagiaan dan rasa syukur bagi kita semua,” katanya.
Untuk mendukung pengawasan, pemerintah menugaskan 14 dokter hewan sebagai koordinator di lima kecamatan. Mereka dibantu tenaga teknis dan relawan untuk menjangkau seluruh lokasi penyembelihan.
“Kami berterima kasih kepada seluruh tim yang bertugas. Ini pekerjaan besar untuk memastikan hewan kurban yang dipotong benar-benar sehat dan layak dikonsumsi warga masyarakat,” ucapnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Metro Pipi Puspita mengatakan tim pengawas berjumlah 59 orang, terdiri atas paramedik veteriner, tenaga teknis peternakan, relawan masyarakat, serta siswa SMK Negeri 2 dan SMK Negeri 4 Kota Metro.
“Total tim pengawas hewan kurban ada 59 orang. Selain tenaga teknis dan paramedik veteriner, tahun ini kita juga melibatkan adik-adik dari SMK untuk belajar langsung dalam pengawasan hewan kurban,” jelas Pipi.
Hingga menjelang Idul Adha, pemerintah mencatat terdapat 382 titik penyembelihan hewan kurban di Kota Metro. Data tersebut masih diperbarui seiring masuknya laporan dari masyarakat. Sementara itu, jumlah hewan kurban yang telah terdata mencapai 794 ekor kambing, sedangkan pendataan sapi masih berlangsung.
Pipi mengimbau masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan hewan kurban atau memiliki lokasi penyembelihan yang belum terpantau agar menghubungi koordinator dokter hewan di masing-masing kecamatan.
“Setiap kecamatan sudah memiliki koordinator dokter hewan beserta nomor kontaknya. Jadi masyarakat bisa langsung menghubungi apabila membutuhkan pemeriksaan atau pendampingan,” pungkasnya. (*) [Advertorial]
