Sigerpos.com, Bandar Lampung β Tim pengabdian dari Politeknik Negeri Lampung (Polinela) dan Universitas Lampung (Unila) berkolaborasi dengan Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati Jaya 10 menggelar penyuluhan bertajuk βPentingnya Konsumsi Protein Hewaniβ. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya ibu-ibu, akan peran protein hewani dalam mencegah stunting dan memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Nathasa Khalida Dalimunthe, M.Gz., ahli gizi dari Polinela, menekankan bahwa protein hewani seperti telur, ikan, daging, dan hati ayam mengandung nutrisi esensial yang sulit digantikan oleh sumber nabati.
“Banyak keluarga menganggap protein hewani mahal, padahal dengan pengolahan tepat, bahan seperti hati ayam bisa jadi solusi terjangkau,” ujarnya. Jumaat 1/8/2025.
Fakta menarik terungkap saat diskusi, mitos telur menyebabkan bisul ternyata tidak benar. “Telur justru kaya protein, kolin, dan vitamin D yang penting untuk tumbuh kembang anak,” tegas Nathasa.
Anak-anak sering menolak makan hati ayam karena rasa dan teksturnya. Untuk itu, tim pengabdian memperkenalkan sosis hati ayam homemade sebagai camilan tinggi protein tanpa pengawet.
“Hati ayam kaya zat besi dan vitamin A, tapi perlu diolah secara kreatif agar disukai anak,” jelas Tiara Kurnia Khoerunnisa, M.TP., dari Polinela.
Nurbaiti, Ketua KWT Melati Jaya 10, menyambut positif program ini. “Kami akan manfaatkan pekarangan untuk beternak ayam atau budidaya lele, sekaligus membuka peluang usaha frozen food,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan kelurahan setempat, menunjukkan dukungan pemerintah daerah. Tim berencana mengadakan pelatihan lanjutan tentang pengemasan frozen food dan strategi pemasaran, memberdayakan ibu-ibu KWT untuk menciptakan usaha sampingan yang ekonomis.
Kolaborasi Polinela-Unila ini diharapkan menjadi pionir gerakan “Gizi Baik Dimulai dari Rumah”, mendorong keluarga Lampung lebih cerdas memilih asupan bernutrisi.(*)[Abid]
