Sigerpos.com, Metro β Kabar yang dinanti warga pengguna Jalan Pattimura di Metro Utara akhirnya datang. Jalan penghubung vital antara Kota Metro dan Lampung Tengah yang kerusakannya telah lama dikeluhkan, dipastikan masuk dalam program perbaikan permanen Pemerintah Provinsi Lampung pada tahun 2026.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, saat menghadiri acara Tasyakuran Swasembada Pangan, Rabu (7/1/2026).
“Alhamdulillah, informasinya tahun ini akan diperbaiki dengan rigid beton. Saat ini sudah masuk proses administrasi dan lelang. Mudah mudahan tidak mundur lagi, kita doakan bersama agar cepat terealisasi, ini sebagian harapan masyarakat,” ujar Bambang.
Konfirmasi serupa juga diberikan oleh Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung, M. Taufiqullah. Ia mengakui bahwa tingginya curah hujan belakangan ini memperburuk kondisi jalan yang sebelumnya sudah ditangani secara darurat.
“Curah hujan saat ini cukup tinggi. Jalan yang sempat kita tutup sementara, sekarang kembali mengalami pengangkatan (kerusakan),” jelas Taufiqullah, Senin (5/1/2026)
Namun, ia menegaskan bahwa solusi permanen telah disiapkan. “Insya Allah tahun ini. Ruas Metro – Kota Gajah menjadi salah satu prioritas pembangunan dengan rigid beton, baik dari arah Metro ke Kota Gajah maupun sebaliknya,” tegasnya.
Meski janji perbaikan telah diberikan, prosesnya masih harus melewati tahapan lelang. Taufiqullah meminta kesabaran warga.
“Untuk sementara ini, sabar. Yang bisa kita lakukan saat ini adalah menunggu proses administrasi dan lelang selesai,” ucapnya.
Kondisi Jalan Pattimura saat ini memang memprihatinkan. Lubang-lubang besar yang sering tergenang air menjadi bahaya tersembunyi, terutama di malam hari dengan penerangan yang terbatas. Kerusakan ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan dan menghambat distribusi ekonomi antar wilayah.
Komitmen perbaikan dengan konstruksi rigid betonberikutnya yang lebih kuat dan tahan lama menjadi angin segar. Jika terealisasi, ini akan mengakhiri penderitaan warga yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Kini, perhatian beralih pada kecepatan dan transparansi proses lelang, serta pengawasan kualitas pelaksanaan di lapangan. Warga Metro Utara berharap janji “tahun ini” benar-benar terwujud menjadi jalan mulus, bukan sekadar wacana yang kembali tenggelam di musim hujan berikutnya.(*)[Abid]
