Sigerpos.com | Jakarta — Haura Gazala Tsabit mengharumkan nama Kabupaten Tanggamus dan Provinsi Lampung setelah meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Putri Batik Remaja Indonesia 2026 di Jakarta. Haura berhasil menyabet gelar Runner Up II dan Juara Terfavorit dalam kontestasi tingkat nasional tersebut.
Prestasi itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Tanggamus dan Lampung. Selain menunjukkan kemampuannya bersaing dengan peserta dari berbagai daerah, Haura juga membawa misi memperkenalkan kekayaan budaya, khususnya batik Tanggamus, kepada masyarakat luas.
Raihan dua penghargaan tersebut sekaligus membuka peluang bagi Haura untuk turut mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Tanggamus di tingkat nasional.
Haura menyampaikan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari doa, perjuangan, serta dukungan keluarga dan berbagai pihak.
“Terima kasih yang paling utama untuk Ayah dan Ibu, keluarga besar, serta seluruh kerabat yang tidak pernah berhenti mendoakan dan mendukung Haura. Tanpa doa dan dukungan semuanya, mungkin perjalanan ini tidak akan sampai pada raihan dua gelar prestasi ini,” kata Haura kepada Sigerpos.com melalui pesan WhatsApp, Minggu, 1/11/2026.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Tanggamus beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Gubernur Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung, serta berbagai unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan yang telah memberikan dukungan.
Haura turut berterima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Tanggamus, Ketua DPD KNPI Tanggamus, Ketua PERWOSI Tanggamus, keluarga besar KONI Tanggamus, Ketua TP-PKK Tanggamus, insan pers, serta masyarakat yang ikut mendukung perjuangannya.
“Terima kasih atas doa dan dukungan semuanya sehingga Haura bisa meraih predikat Juara Terfavorit melalui partisipasi vote,” ujarnya.
Haura berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi generasi muda, khususnya di Kabupaten Tanggamus yang dikenal dengan julukan Bumi Begawi Jejama, agar berani mengembangkan potensi diri, berkarya, dan membawa identitas daerah ke tingkat nasional.
Menurut dia, pencapaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga kesempatan untuk memperkenalkan budaya dan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas. (*)
