Sigerpos.com, Metro β Penantian panjang warga Kota Metro dan Kabupaten Lampung Tengah akhirnya berakhir. Jalan Pattimura di Kecamatan Metro Utara, yang selama bertahun-tahun menjadi momok karena kerusakan parah, kini mulai memasuki tahap perbaikan.
Proyek strategis ini dikerjakan oleh kontraktor CV. Putra Yupiter Mandiri dengan nilai kontrak Rp9.335.820.000 bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung.
Pengerjaan fisik jalan yang merupakan akses vital penghubung dua wilayah ini memiliki waktu pelaksanaan 180 hari. Dengan konstruksi rigid beton, diharapkan jalan yang baru nantinya lebih tahan terhadap beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem yang kerap menjadi penyebab utama kerusakan dini.
Kepastian dimulainya proyek ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Yani, mewakili Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso.
“Iya, rencananya hari ini, Pak Gubernur akan melakukan groundbreaking ruas jalan Pattimura pukul 13.30 WIB,” ujar Yani saat dikonfirmasi, Senin pagi (11/5/2026).
Yani menjelaskan bahwa perbaikan Jalan Pattimura menjadi prioritas utama karena kondisinya yang rusak parah selama ini sangat menghambat mobilitas warga serta distribusi logistik antar kabupaten/kota.
“Pengerjaan ini akan menggunakan konstruksi rigid beton, yang kami yakini lebih tahan lama terhadap beban kendaraan berat dan cuaca ekstrem,” tambahnya.
Adalun detail proyek perbaikan Jalan Pattimura antara lain Nama Proyek: Peningkatan Jalan Pattimura (Metro β Kota Gajah)Β· Kontraktor Pelaksana: CV. Putra Yupiter Mandiri. Nomor Kontrak: 01/KTR/PPK-JLN/RKN-017.12.K/V.03/V/2026 Anggaran: Rp9.335.820.000 (APBD Provinsi Lampung) Waktu Pengerjaan: 180 hari. Konstruksi: Rigid beton
Warga Metro Utara dan pengguna jalan menyambut gembira kabar ini. Salah seorang pengendara yang sehari-hari melintasi Jalan Pattimura mengaku lega.
“Alhamdulillah, akhirnya ada kejelasan. Selama ini jalannya bolong-bolong, kalau hujan becek, kalau kemarau debu. Semoga pengerjaannya cepat dan hasilnya awet, dan berharap dengan dimulainya pengerjaan ini, aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di Jalur Pattimura dapat segera pulih dan kembali lancar. (*)[Abid]
