Sigerpos.com, Metro β Keluhan warga RT 023 RW 005 Kelurahan Ganjar Asri, Metro Barat, tentang bau busuk limbah SPPG Yayasan Masyarakat Madani Berkarya akhirnya mendapat respons dari pemerintah kelurahan. Lurah Ganjar Asri, Ruben Nugroho, S.STP, membenarkan bahwa pencemaran lingkungan dan udara yang dikeluhkan warga sudah berlangsung selama sekitar dua bulan terakhir.
Tak hanya itu, sempat beredar adanya informasi bahwa warga yang protes justru mendapat perlakuan arogan dan bahkan diajak berkelahi oleh kepala SPPG setempat. Dalam konfirmasinya di ruang kerjanya, Kamis (23/4/2026), Ruben mengaku sudah sering menerima laporan dari warga.
“Bau menyengat itu sudah terjadi sejak sekitar dua bulan terakhir. Warga yang protes sudah berkali-kali. Dan adanya sikap arogansi dan defensif dari kepala SPPG ke warga itu yang kami sayangkan” ujar Ruben.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihak kelurahan sudah berkoordinasi dengan kecamatan untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Hasilnya, benar ditemukan pelanggaran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan limbah cair yang dibuang ke saluran irigasi warga.
Ruben menjelaskan bahwa pihak SPPG memang telah berupaya membangun IPAL sesuai standar, namun hingga sekarang pengerjaannya belum juga selesai. Sedangkan warga sekitar SPPG sudah semakin resah akan bau menyengat yang ditimbulkan.

“Janji mereka IPAL itu beres hari sabtu minggu ini selesai. Nanti akan kita tindak lebih lanjut apabila sampai dengan sabtu ini belum juga selesai” keluhnya.
Ruben menegaskan bahwa ia tidak akan tinggal diam. Jika kondisi terus berlarut dan warga semakin meradang, ia akan mengambil langkah lebih tegas.
“Kalau memang bergejolak terus, kami akan berkoordinasi dengan pimpinan dan Satgas MBG untuk merekomendasikan penutupan. Karena pencemaran lingkungan dan udara sudah sangat meresahkan warga saya,” tandas Ruben.(*)[Abid]
