Sigerpos.com, Metro – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Mushola Al-Hikmah yang terletak di Jalan Piagam Jakarta, Kelurahan Mulyosari, Kecamatan Metro Barat, pada Kamis (26/02/2026) malam. Bukan sekadar ritual tahunan, Pemerintah Kota Metro menggelar Safari Ramadan 1447 H dengan misi yang lebih dalam: merajut tali silaturahmi dan mendengar langsung denyut nadi warganya.
Hadir dalam rombongan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama jajaran pemerintah kota, disambut antusias oleh tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Kehangatan terasa sejak awal, menandakan bahwa ikatan antara pemimpin dan masyarakat memang sedang dirawat.
Untuk memaksimalkan jangkauan, Safari Ramadan tahun ini membagi kekuatan menjadi dua tim. Tim I dipimpin langsung oleh Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, sementara Tim II digerakkan oleh Wakil Wali Kota, Rafieq Adi Pradana. Strategi ini memastikan tak ada masjid atau mushola yang merasa jauh dari sapaan hangat pemimpinnya.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Wali Kota Bambang menegaskan bahwa Safari Ramadan adalah lebih dari sekadar seremoni. βIni adalah ruang untuk kita bertemu, bersua, dan bersuara. Kami ingin hadir bukan hanya sebagai pejabat, tetapi sebagai keluarga besar yang ingin mendengar langsung apa yang menjadi harapan warga. Mari kita songsong bersama Kota Metro yang lebih baik dengan semangat Ramadan yang penuh berkah,β ujarnya dengan penuh semangat, disambut anggukan setuju dari para hadirin.
Tak hanya membawa pesan, rombongan juga membawa kado istimewa untuk kenyamanan jamaah. Pemerintah Kota Metro menyerahkan bantuan satu unit pendingin ruangan (AC) senilai Rp5.000.000. Bantuan simbolis tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota kepada Ketua Taqmir Mushola Al-Hikmah, Bapak Masum.

βKami harap bantuan kecil ini bisa membuat jamaah lebih khusyuk dan nyaman dalam beribadah, terutama di malam-malam penuh ampunan ini. Rawatlah bersama-sama sebagai amanah,β pesan Wali Kota.
Puncak acara semakin syahdu dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Jamal. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya meningkatkan keimanan dan ketakwaan secara vertikal, tetapi juga memperkuat harmoni horizontal dengan menjaga kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.
Sepanjang acara, dari awal hingga akhir, terpancar suasana yang akrab dan harmonis antara jajaran pemerintah dan masyarakat. Mushola Al-Hikmah yang sederhana itu untuk sementara waktu menjadi simbol bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam membangun kota.(*)[Advertorial]
