Sigerpos.com | Tanggamus β Sarkadi (45), warga Dusun Napal, Pekon Napal, Kecamatan Bulok, berharap pemerintah kabupaten memberi bantuan program bedah rumah. Hunian berukuran 5 x 8 meter miliknya yang berdinding geribik, berlantai tanah, dan beratap genteng tua, nyaris ambruk setelah ditempati selama 15 tahun terakhir.
Sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tak menentu, Sarkadi mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selama ini, ia hanya menerima bantuan sosial berupa uang senilai 10 kilogram beras melalui kantor pos. βSaya sangat berharap bisa masuk program bedah rumah agar impian memiliki rumah layak huni terwujud,β kata Sarkadi, Sabtu, 20/9/2025.
Ia bersama istrinya juga berharap memperoleh Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk meringankan beban hidup. Dua tahun lalu, pemerintah Pekon Napal disebut sudah mengajukan proposal pemugaran rumah ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tanggamus, tetapi hingga kini belum ada realisasi.
βSaya berharap Pemkab Tanggamus mau turun melihat keadaan rumah saya yang sebenarnya, yang nyaris roboh. Apalagi kalau hujan disertai angin, kami was-was,β ujarnya.
Sigerpos.com berupaya menghubungi Kepala Pekon Napal untuk meminta tanggapan. Namun, hingga berita ini diturunkan, nomor telepon yang dihubungi belum tersambung. (*)
