Sigerpos | Metro β Ketua Komisi III DPRD Kota Metro, Subhan, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Metro segera merampungkan perumusan anggaran efisiensi yang hingga kini belum juga selesai. Lambatnya proses ini dinilai menjadi penghambat utama dalam pelaksanaan program pembangunan, terutama perbaikan infrastruktur jalan yang kondisinya semakin memburuk.
Menurut Subhan, kelambatan perumusan efisiensi anggaran telah memberikan dampak nyata di lapangan. Salah satunya adalah meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas akibat kerusakan jalan, termasuk insiden tragis yang menewaskan seorang warga di Kecamatan Metro Utara.
βKita waktu ketok palu di November itu sudah clear. Tapi setelah ada instruksi efisiensi usai kegiatan di Magelang, hingga kini belum juga selesai. Akibatnya, program pemerintah tidak bisa berjalan. Itu yang saya tahu,β ujar Subhan.
Ia juga mengungkapkan bahwa DPRD belum dilibatkan dalam pembahasan efisiensi anggaran, sehingga hingga kini belum mengetahui bagaimana rumusannya.
βKami juga bingung, karena tidak dilibatkan. Pembahasan efisiensi masih tertutup di eksekutif. Kami belum diajak bicara, jadi belum tahu rumusannya seperti apa. Kami minta proses ini dipercepat karena sudah banyak dampak negatifnya, salah satunya korban jiwa,β tegasnya.
Subhan juga meminta OPD terkait bisa memberikan solusi, dan kejelasan kepada masyarakat, terkait kapan jalan rusak di Kota Metro diperbaiki. Apalagi sudah banyak pengendara yang terjatuh, hingga meninggal dunia akibat jalan berlubang.
βKomisi III turut berduka atas wafatnya Pak Lestari. Jalan rusak bukan hanya soal kenyamanan, tapi sudah menyangkut keselamatan jiwa. Kami mendesak perbaikan jalan dipercepat, sesuai yang sudah diagendakan di 2025, karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan,β tandasnya. (*)[Abid]
