Sigerpos.com | Tanggamus — Haura Gazala Tsabit, remaja asal Kabupaten Tanggamus, akan mewakili Provinsi Lampung dalam ajang Putri Batik Remaja Indonesia 2026. Menjelang kompetisi tingkat nasional tersebut, Haura mendapat dukungan dari Bupati Tanggamus M. Saleh Asnawi.
Dukungan itu disampaikan Saleh Asnawi saat menerima Haura dalam audiensi di ruang kerja Bupati Tanggamus, Selasa, 20 Oktober 2026.
Haura merupakan siswi kelas X SMAN 9 Bandar Lampung. Putri pasangan H. Nuzul Irsan dan Hj. Susi Elviana itu akan mengikuti rangkaian Putri Batik Remaja Indonesia 2026 pada 27 Oktober hingga 2 November mendatang. Malam grand final dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober 2026.
Dalam persiapannya menuju kompetisi nasional, Haura mengeksplorasi sejumlah potensi wisata dan budaya Tanggamus. Salah satunya Pantai Teluk Kiluan yang dikenal dengan wisata bahari dan kawanan lumba-lumba.
Haura juga akan memperkenalkan kekayaan budaya serta batik khas Tanggamus dalam kompetisi tersebut. Batik yang dibawanya dirancang dengan memadukan motif belah ketupat, lumba-lumba, dan biji kopi.
Pendamping Haura mengatakan ketiga unsur tersebut dipilih untuk merepresentasikan kekayaan budaya, potensi wisata bahari, serta komoditas unggulan Kabupaten Tanggamus.
“Batik tersebut akan menjadi salah satu materi yang dipresentasikan Haura di hadapan dewan juri pada kompetisi nasional,” kata pendamping Haura dalam audiensi tersebut.
Menurut pendamping, selain penampilan dan presentasi, dukungan masyarakat melalui pemungutan suara atau vote juga menjadi salah satu faktor dalam perebutan gelar favorit dan upaya menembus 10 besar.
Ia berharap masyarakat Tanggamus dan Lampung memberikan dukungan agar Haura mampu meraih prestasi di tingkat nasional.
Sementara, Bupati Tanggamus M. Saleh Asnawi menyambut baik keikutsertaan Haura dalam kompetisi tersebut. Ia menilai keberanian generasi muda untuk berkompetisi sekaligus memperkenalkan budaya daerah patut mendapat dukungan.
Saleh berpesan agar Haura menjaga semangat, terus belajar, dan percaya diri selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.
“Jangan ragu, harus percaya diri. Dalam kompetisi tentu ada keraguan, tetapi kita harus yakin dan terus berusaha. Insyaallah, mudah-mudahan diberikan kesuksesan,” kata Saleh.
Ia berharap keikutsertaan Haura tidak hanya menjadi pengalaman bagi dirinya, tetapi juga dapat membawa kebanggaan bagi keluarga dan daerah asalnya.
Haura diharapkan mampu memanfaatkan ajang tersebut untuk memperkenalkan budaya, batik, serta potensi wisata Kabupaten Tanggamus sekaligus membawa nama Lampung dalam kompetisi tingkat nasional. (*)
