Sigerpos.com, Metro – Sebanyak 141 kecelakaan lalu lintas sepeda motor tercatat terjadi di Kota Metro selama Januari hingga April 2026. Data kepolisian menunjukkan tidak seluruh kejadian berkaitan dengan kondisi jalan rusak.
Sebagian besar kecelakaan justru dipicu faktor kelalaian pengendara, mulai dari kurang hati-hati di persimpangan, melaju dengan kecepatan tinggi, hingga insiden unik seperti menghindari kucing yang melintas di jalan.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Kecelakaan (Laka) Satlantas Polres Metro, Aiptu Suwarno, mengatakan dari total 141 kejadian, hanya sebagian yang berkaitan langsung dengan kerusakan jalan.
βTotal ada 141 kejadian laka lantas selama empat bulan pertama 2026. Yang benar-benar berkaitan dengan kondisi jalan rusak ada sekitar 22 kejadian. Selebihnya banyak dipengaruhi faktor kelalaian pengendara,β kata Suwarno saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat, 8/5/2026.
Menurut dia, sejumlah kecelakaan terjadi akibat pengendara kehilangan konsentrasi saat berkendara. Polisi bahkan menemukan beberapa kasus yang tergolong tidak biasa.
βAda yang karena menghindari kucing, ada pakaian pengendara tersangkut setang motor, ada juga yang terganggu kabel internet yang menjuntai rendah. Jadi tidak semuanya karena lubang jalan,β ujarnya.
Dari 22 kejadian yang berkaitan dengan kondisi jalan, lokasi terbanyak berada di Jalan Budi Utomo, Metro Selatan. Polisi mencatat sedikitnya 11 kecelakaan terjadi di ruas tersebut akibat pengendara berusaha menghindari lubang jalan.
Selain Jalan Budi Utomo, yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, kecelakaan juga banyak tercatat di jalan provinsi lainnya, yakni Jalan Pattimura di Metro Utara dan Jalan Soekarno-Hatta di Metro Barat.
Selain itu, data juga menunjukkan kecelakaan tunggal beberapa kali terjadi di Jalan Jenderal Sudirman yang statusnya jalan nasional. βKalau Jalan Jenderal Sudirman, itu yang di gerbang masuk Kota Metro, kan bergelombang jalannya di sana,β kata Suwarno.
Suwarno menegaskan, faktor manusia masih menjadi penyebab dominan kecelakaan lalu lintas di Metro. Karena itu, keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kondisi infrastruktur, tetapi juga disiplin pengguna jalan.
βKami imbau pengendara berhati-hati, terutama di titik-titik rawan,β imbuhnya. (*)[Abid]
