Sigerpos.com | Kota Metro – Di salah satu sudut Pasar Cenderawasih, sampah tampak menumpuk di area yang bukan peruntukannya. Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, lalu memberikan arahan di lokasi itu, Senin pagi, 9/2/ 2026.
Ia menunjuk sudut yang dipenuhi sampah. Menurut dia, tempat itu bukan lokasi pembuangan sampah. βKalau dibiarkan, ini tidak sehat. Harus dibersihkan semua,β ujarnya.
Pagi itu, Pemerintah Kota Metro menggelar Korve Gerakan Bersih-bersih Serentak di Pasar Cenderawasih. Kegiatan diawali dengan apel singkat, sebelum peserta menyebar membawa sapu, sekop, dan karung sampah. Bambang ikut turun langsung membersihkan sampah, bersama jajarannya, warga dan anak sekolah.
Di sela kegiatan, Bambang mengingatkan pentingnya membangun kesadaran kolektif soal kebersihan. Ia meminta pedagang, juga warga Bumi Sai Wawai, tidak membuang sampah serampangan.
Menurut dia, pembiaran hanya akan memperburuk kondisi lingkungan dan berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. βIni bukan untuk orang lain. Ini untuk diri kita sendiri,β kata Bambang.
Ia juga membuka kemungkinan penerapan sanksi bagi pelanggar yang membuang sampah sembarangan di fasilitas publik seperti Pasar Cenderawasih. Sanksi yang diberikan mesti memberikan efek jera, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kesadaran bersama.
Bambang kembali menggaungkan gagasan yang kerap ia sampaikan di banyak kesempatan, yakni membangun budaya malu membuang sampah sembarangan. Menurut dia, kota yang bersih bisa lahir dari kebiasaan warganya.
βKota Metro harus menjadi kota yang indah, bersih, aman, dan membahagiakan masyarakatnya,β ujarnya.
Kegiatan bersih-bersih di Pasar Cenderawasih merupakan bagian dari program nasional penguatan kebersihan lingkungan. Pemerintah pusat mendorong kepala daerah untuk aktif memimpin gerakan gotong royong bersih-bersih lingkungan.
Di tingkat provinsi, kebijakan itu diperkuat melalui Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang Korve Gerakan Bersih-bersih kantor dan lingkungan kerja. (*)
