Sigerpos.com | Kota Metro – Di sela Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Golkar Kota Metro, Ketua DPRD Kota Metro Ria Hartini bertemu dengan pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Lampung. Pertemuan yang berlangsung di Gedung Sessat Agung, Kamis, 8/1/2026, itu berlangsung santai. Mereka bercengkerama sejenak, bertukar pandangan, lalu mengabadikan momen kebersamaan dalam sebuah foto.
Bagi Ria, pertemuan tersebut bukan sekadar silaturahmi. Ia memandang KPPI sebagai ruang penting bagi perempuan lintas partai untuk memperkuat peran politik perempuan, sekaligus menjaga agar isu-isu perempuan tetap hadir dalam proses pengambilan kebijakan.
KPPI, menurut Ria, memiliki posisi strategis karena berdiri di luar sekat kepentingan partai. Di ruang inilah, perempuan politisi dapat bertemu sebagai sesama aktor politik yang memiliki agenda bersama: mendorong representasi, memperkuat kapasitas kepemimpinan, dan memastikan kebijakan publik berpihak pada keadilan sosial.
βKPPI ini ruang bersama perempuan politik lintas partai. Di sinilah kita bisa bicara kepentingan perempuan tanpa sekat politik,β ujar Ria.
Dalam konteks Lampung, Ria menilai tantangan perempuan di dunia politik tidak hanya soal jumlah keterwakilan, tetapi juga soal kualitas peran. Kehadiran perempuan di parlemen dan eksekutif, kata dia, harus diikuti dengan keberanian memperjuangkan kebijakan yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ketahanan keluarga.
Ria melihat KPPI Lampung berpotensi menjadi simpul konsolidasi gagasan perempuan politik. Melalui jejaring lintas daerah dan lintas partai, KPPI dapat mendorong pertukaran pengalaman sekaligus memperkuat posisi tawar perempuan dalam arena politik yang kerap didominasi laki-laki.
Pertemuan singkat Ria Hartini dengan pengurus KPPI Lampung itu menegaskan politik perempuan tidak selalu berlangsung di mimbar pidato. Kadang, ia tumbuh dari percakapan singkat, jejaring yang dirawat, dan komitmen bersama untuk memastikan suara perempuan tetap hadir dalam arah pembangunan daerah. (*)
